LPS Jamin Dana Nasabah BPR Bangkrut di Bekasi Akan Dikembalikan

Pencabutan Izin Usaha PT BPR Bina Dian Citra yang beralamat di Komplek Pertokoan Pasar Pagi Bintara Blok D/17-19, Bekasi, terhitung sejak tanggal 11 April 2018, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan dana nasabah tetap dijamin dan akan dikembalikan.  



“Dengan dikeluarkannya keputusan pencabutan izin usaha tersebut, LPS akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2009 dan peraturan pelaksanaannya,” ujar Direktur Grup Likuidasi Bank LPS Maulana Marhaban,  di kantor OJK Jabar, Jalan Dago, Bandung, Rabu (4/4).
Dalam rangka pembayaran klaim, seperti dirilis jabarprov.goid, penjaminan simpanan nasabah PT BPR Bina Dian Citra, LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang layak dibayar dan tidak layak dibayar. Rekonsiliasi dan verifikasi dimaksud akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha. 
Sementara itu, dalam rangka likuidasi PT BPR Bina Dian Citra, LPS mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang RUPS. LPS sebagai RUPS PT BPR Bina Dian Citra akan membubarkan badan hukum bank, membentuk tim likuidasi, menetapkan status bank sebagai "Bank Dalam Likuidasi”, dan menonaktifkan seluruh direksi dan dewan komisaris. 
“LPS menghimbau agar nasabah PT BPR Bina Dian Citra tetap tenang dan tidak terpancing/ terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat menghambat proses pelaksanaan penjaminan dan likuidasi PT BPR Bina Dian Citra serta kepada karyawan PT BPR Bina Dian Citra diharapkan tetap membantu proses pelaksanaan penjaminan dan likuidasi tersebut,” jelasnya. (jabarprov|azka).

Posting Komentar untuk "LPS Jamin Dana Nasabah BPR Bangkrut di Bekasi Akan Dikembalikan"