Kemenkes Tegaskan Tidak Ada Larangan Dari Saudi Gunakan Vaksin Covid Merek Tertentu

Kementerian Kesehatan menegaskan pemerintah Arab Saudi tidak pernah menyatakan pelarangan vaksinasi covid-19 dengan merek tertentu bagi jemaah haji. 

Eka Jusup Singka (Foto Kemenag)
Hal ini ditegaskan Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusup Singka dalam Bahtsul Masail Perhajian  untuk menjawab munculnya polemik di masyarakat yang menyampaikan bahwa vaksin covid-19 yang digunakan di Indonesia tidak diakui di Arab Saudi. 

“Kepada seluruh jemaah haji Indonesia, calon jemaah haji dan umrah, bahwa Arab Saudi itu tidak pernah menyatakan bahwa adanya larangan vaksin dengan merek tertentu,”jelas Eka di Bogor, Rabu (28/4/2021). 

Eka menjelaskan bahwa Arab Saudi lebih menekankan kewajiban calon jemaah haji dan umrah untuk divaksinasi covid-19 sebelum masuk ke Arab Saudi. 

“Mereka hanya ingin agar sebelum berangkat ke Saudi, jemaah haji dan umrah itu perlu divaksinasi,” imbuh Eka seperti dilansir Humas Kemenag. 

Kepala Puskes Haji  mengimbau calon jemaah haji untuk segera mengikuti program vaksinasi covid-19. Ini harus segera dilaksanakan,  agar bila sudah ada penetapan kuota dari pemerintah Arab Saudi maka calon jemaah haji telah siap.  

“Kepada jemaah haji dan umrah segera memvaksinkan diri di tempatnya masing-masing. Karena datanya sudah dimasukkan ke dalam P-care, dan nanti dapat  melakukan vaksinasi di fasilitas kesehatan yang tersedia,”ujar Eka.

Sebelumnya, Kemenkes telah menetapkan skema vaksinasi terhadap calon jemaah haji 2021 dengan membagi  ke dalam dua kelompok terdiri atas kelompok lanjut usia (lansia) dan masyarakat rentan. 

"Rentan ini karena mereka melakukan perjalanan lintas negara. Hanya yang memenuhi syarat vaksinasi yang akan memperoleh vaksin Covid-19. Kalau ada komorbid, tentunya tidak akan dilakukan vaksinasi, penyuntikan tidak akan kita lakukan," jelasnya.

Eka menambahkan untuk pelaksanaan haji dan umrah di masa pandemi, seluruh jemaah haji diwajibkan telah mendapatkan dua vaksinasi, yakni vaksinasi covid-19 dan meningitis. 

“Pemerintah  Saudi, dalam hal ini Kementerian Kesehatan meminta agar seluruh jemaah haji dan umrah dilengkapi dengan bukti vaksinasi, yaitu sertifikat vaksinasi. Seperti halnya vaksinasi meningitis,” kata Eka. (kmg|alfa|mnm) 


Posting Komentar untuk "Kemenkes Tegaskan Tidak Ada Larangan Dari Saudi Gunakan Vaksin Covid Merek Tertentu "