Terjadi Kenaikan Arus Lalin, Sebanyak 144 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta

Gerbang Tol Cikampek Utama 2 (Dok Jasa Marga).
Hari kedua setelah perayaan tahun baru 2021, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 144.550 kendaraan menuju Jakarta.

"Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) barrier/utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur), GT Cikupa (arah Barat), dan GT Ciawi (arah Selatan)," ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru di Jakarta, Ahad (3/1/2021).

Menurut Heru, total volume lalin yang menuju Jakarta ini naik 8,3 persen jika dibandingkan lalin normal.

"Untuk distribusi lalu lintas menuju Jakarta dari ketiga arah, yaitu mayoritas sebanyak 55,4 persen dari arah Timur, 24,1 persen dari arah Barat, dan 20,5 persen dari arah Selatan," katanya.

Lalu lintas kendaraan dari arah timur menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama 2 sebanyak 48.827 kendaraan, naik sebesar 58,2 persen dari lalin normal.

Sedangkan lalu lintas kendaraan dari arah timur yang menuju Jakarta melalui GT Kalihurip Utama 2 tercatat sebanyak 31.231 kendaraan, turun satu persen dari lalin normal.

"Total kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur adalah sebanyak 80.058 kendaraan, naik sebesar 28,3 persen dari lalin new normal," kata Heru.

Sementara itu jumlah kendaraan dari arah Barat yang menuju Jakarta melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah sebesar 34.794 kendaraan, turun 14 persen dari lalin normal.

Jumlah kendaraan dari arah selatan atau lokal melalui GT Ciawi 2 Jalan Tol Jagorawi yang menuju Jakarta adalah sebesar 29.698 kendaraan, turun sebesar 3 persen dari lalin normal.

"Selain itu, dalam rangka antisipasi kepadatan arus lalu lintas menuju Jakarta di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga melakukan penutupan sementara Tempat Istirahat (TI) KM 52B Arah Jakarta. Terhitung mulai hari ini, Ahad (3/1) pukul 08.00 WIB sampai Senin (4/1) pukul 08.00 WIB," kata Heru. (antara|ulul|alfa).

Posting Komentar untuk "Terjadi Kenaikan Arus Lalin, Sebanyak 144 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta"